Rekor Kemenangan Persiraja Terhenti

Author: sanda  |  Category: langsa thebest

Rekor Kemenangan Persiraja Terhenti

Gol

Pemain depan Persiraja Banda Aceh Fahrisal Dilah merayakan kemenangan setelah membobol gawang Persita Tangerang, dalam pertandingan Liga Divisi Utama TI-Phone di Stadion H Dirmurtala Lampineung, Banda Aceh, Jumat (7/1). Hasil pertandingan kedua tim ini dengan skor imbang 1-1. SERAMBI/BEDU SAINI

BANDA ACEH - Laju kemenangan Persiraja Banda Aceh dalam pentas kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim 2010/2011, akhirnya terhenti juga. Ironisnya rekor kemenangan ini justru terhenti di kandang sendiri, Stadion H Dimurthala, setelah dipaksa bermain imbang 1-1 oleh Persita Tangerang, Jumat sore.

Pada duel yang disaksikan belasan ribu penonton tersebut, Lantak Laju sebenarnya mampu menguasai permainan. Statistik mencatat, penguasaan bola tim besutan Herry Kiswanto hampir mencapai 70 persen berbanding 30 persen. . Malah, di 10 menit akhir Laskar Rencong mengurung habis pertahanan ‘Pendekar Cisadane’. Sayang, seabrek peluang yang didapat belum bisa menjadi gol kemenangan.

Justru pasukan Elly Idris yang mencuri gol lebih dulu pada menit ke-26. Berawal dari sepak pojok, bola sapuan Irwanto jatuh di kaki Maman. Tanpa ampun gelandang Persita ini mencocor si kulit bundar ke sudut kanan gawang Dicky Anggriawan.

Persiraja yang berusaha membalas mendapat kesempatan lewat kaki Dialo Abdulaye Djibril di menit ke-31. Tapi, tendangannya masih bisa dihadang barisan bawah tim tamu. Kans emas Fahrizal Dilah jelang turun minum juga masih menerpa tiang gawang tema Mursada. Demikian juga tendangan bebas Sonni Kurniawan di awal babak kedua yang tertahan mistar gawang.

Memasuki menit ke-71, pertandingan sempat dihentikan beberapa menit akibat provokasi pemain Persita yang memancing emosi penonton. Hanya selang beberapa menit pertandingan kembali dilanjutkan, Persita terpaksa bermain dengan 10 orang setelah Ade Jandra dikartu merahkan wasit gara-gara berakting pura-pura sakit.

Unggul jumlah pemain membuat kendali permainan seutuhnya dipegang Persiraja. Hasilnya, gol penyama kedudukan pun lahir dengan cantik pada menit ke-82 melalui tendangan keras Fahrizal Dilah. Sayangnya, sampai wasit meniup pluit panjang, skor imbang ini tak lagi berubah.(saiful ilyas)

Ramadhan Bulan Berbuat Baik kepada Ayah dan Bunda

Author: sanda  |  Category: Tak Berkategori

وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ
الْمَصِيرُ*

“Dan Kami perintahkan Kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu
bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yanq
bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku
dan kepada dua ibu bapakmu, hanya kepada-Ku lah kembalimu” (Q.S. Luqman: 14)

Istilah birrul walidain adalah istilah yang dipakai Rasulullah SAW sebagai
disebutkan oleh sahabat Abdullah bin Mas’ud ketika seorang bertanya kepada
Rasulullah saw. tentang amalan apa yang paling disukai oleh Allah SWT.
“Diriwayatkan dari Abu Abdurrahman Abdullah ibnu Mas’ud r.a.,dia berkata, “Aku
bertanya kepada Nabi SAW, “apa amalan yang paling disukai oleh Allah SWT ?”
Beliau menjawab, “shalat tepat pada waktunya”, Aku bertanya lagi, “kemudian
apa ?” Beliau menjawab, “birrul walidain”. Kemudian aku bertanya lagi,
“seterusnya apa ?” Beliau menjawab, “jihad fi sabilillah” (Muttat’aqun
‘Alaih)

Birrul walidain terdiri dan kata al birrul artinya kebajikan dan al
walidain artinya dua orang tua atau ayah bunda. Maka, birrul walidain maknanya
berbuat kebajikan kepada kedua orangtua atau berbuat ihsan sesuai dengan
diperintahkan Allah SWT di dalam surah Al Ahqaf ayat 15 : “Kami wajibkan
kepada umat manusia supaya berbuat kebaikan (ihsan) kepada dua orang ayah
bundanya”.

Sahabat Abu Umamah r.a. mengisahkan, bahwa seseorang bertanya kepada
Rasulullah SAW. mengenai peranan kedua orang tua, yang dijawab oleh
Rasulullah SAW, “Mereka (kedua orang tua) adalah yang menyebabkan surgamu
atau nerakamu” (HR. Ibnu Majah).

Sebuah riwayat yang shahih ketika Muawiyah suatu ketika mendatangi
Rasulullah SAW memohonkan agar dapat ikut berjihad bersama beliau ke medan
juang, maka Rasulullah SAW bertanya kepadanya apakah ibunya masih hidup.
Muawiyah rnenjawab bahwa ibunya masih hidup. Rasulullah SAW kemudian
bersabda, “kembalilah ke rumah dan layani ibumu, karena sorga berada di
bawah telapak kakinya” (HR. lbnu Majah dan Nasa’i)*

Di antara perintah Allah mengenai birrul walidain terdapat di dalam surah
Al Isra’ ayat 23 –24. Manakala diperhatikan firman Allah dalam ayat ini
dapat diambil beberapa hal pokok. Pertama, hak dan kedudukan orang tua (ayah
bunda) di dalam Islam memiliki kedudukan yang mulia, langsung berada di
bawah hak-hak Allah SWT. Alquran berulang kali memerintahkan berperilaku
menyenangkan, patuh berbakti kepada ayah bunda.

Selanjutnya, apabila kedua ayah bunda sudah berusia lanjut, sikap dan
perasaan mereka cepat berubah, seperti menjadi mudah tersinggung, suka marah
dan cepat bersedih hati, karena ketuaan usia mereka. Maka kepada anak-anak
mereka diperintahkan agar melihat perubahan perilaku ayah bunda yang sudah
tua renta itu sebagai suatu yang lumrah dan mesti diterima dengan selalu
menampakkan rasa kasih sayang yang tulus sebagai buah dari keluhuran budi
mukmin yang bertaqwa.

Dalam usia lanjut itu, kedua orang tua (ayah bunda) amat mengharapkan kasih
dari anak-anak mereka yang sudah mereka besarkan sedari kecil. Maka
anak-anak mereka dituntut patuh dan senantiasa menyayangi kedua ayah bunda
sebagaimana kasinh sayang kedua orang tua mereka ketika mereka masih
anak-kecil.

Kepada anak-anak dituntut bersikap rendah hati, sopan, dan patuh terhadap
orang tua. Dalam usia ayah bunda sudah lanjut, hendaknya anak-anak
rnelayaninya dengan penuh kepatuhan, semata-mata bersyukur kepada Allah SWT
karena mendapatkan kesempatan melayani orangtua di usia lanjut. Mestinya
disadari bahwa perjalanan hidup anak banyak bergantung kepada kedua
orangtua, walaupun kedua ayah bunda telah merawatnya penuh perhatian dengan
menanggung berbagai penderitaan.

Maka birrul walidain menempati kedudukan istemewa dalam ajaran Islam.
Perintah ihsan kepada ayah bunda ditempatkan oleh Allah SWT di dalam Alquran
sesudah perintah beribadah kepada Allah dan sesudah larangan
menyekutukan-Nya. “Sembahlah Allah dan janganlah kamu menyekutukan-Nya
dengan esuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak wabil
waalidaini ihsanan… (Q.S. An Al Isra’: 36)

Allah telah menetapkan perintah berterima kasih kepada ayah bunda sesudah
perintah bersyukur kepada Allah SWT. “Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua
orang ibu bapakmu. (Q.S. Luqman:14)

Kemudian, Baginda Rasulullah SAW mengaitkan keridhaan Allah SWT bertalian
dengan keridhaan ayah bunda, sesuai sabda beliau, “Keridhaan Rabb (Allah)
ada pada keridhaan orangtua, dan kemarahan Rabb (Allah) ada pada kemarahan
orang tua” (HR. At Tirmidzi). Demikian pula, Rasulullah SAW meletakkan ‘uququl
walidain (durhaka kepada dua orang ibu bapak) sebagai dosa besar sesudah al
isyraaku billah (syirik).

Maka di dalam mengamalkan ibadah-ibadah di dalam bulan Ramadhan khususnya,
dan juga pada setiap saat, janganlah dilalaikan untuk berdoa bagi
keselamatan dan kesejahteraan kedua ayah bunda, agar Allah SWT menurunkan
rahmatnya untuk kita semua.

Wassalamu’alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh,

KEAMANAN JARINGAN NIRKABEL

Author: sanda  |  Category: langsa thebest

KEAMANAN JARINGAN NIRKABEL
Penggunaan jaringan Internet yang kian marak dewasa ini telah mendorong pertumbuhan teknologi koneksi jaringan Internet itu sendiri, sehingga kemudian lahirlah suatu teknologi jaringan nirkabel (Wireless Network), yang sangat memudahkan penggunanya dalam mengakses Internet. Namun begitu ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar dalam penggunaan jaringan nirkabel ini dapat berjalan dengan aman.
Lahirnya Jaringan Nirkabel untuk Rumah
Dahulu komputer lebih dianggap sebagai sebuah kemewahan daripada sebuah kebutuhan. Hanya orang-orang kaya dan beruntung saja yang dapat mempunyai sebuah komputer, sedangkan jaringan merupakan hal yang hanya dapat disediakan untuk perusahaan besar.
Namun sejalan dengan kemajuan yang pesat pada dekade ini, maka sekarang setiap orang masing-masing dapat mempunyai komputernya sendiri. Seperti yang banyak kita temui, biasa nya setiap orang tua mempunyai komputernya sendiri, begitu pula dengan si anak dapat mempunyai komputernya sendiri walaupun mungkin hanya digunakan untuk bermain dan mengerjakan tugas-tugas sekolah. Para pengguna rumahan juga telah berkembang dari yang semula tidak mempunyai akses Internet, kemudian mulai memakai koneksi dial-up Internet dengan kecepatan 9600 kbps melebihi 56 kbps dial up akses, dan kini berkembang menjadi koneksi broadband menyaingi koneksi T1 yang sering dinikmati orang saat bekerja.
Sebagaimana Internet dan World Wide Web telah menjadi trend dalam kebudayaan kita dan menggantikan format media massa lainnya dalam menyampaikan informasi yang dicari, mulai dari informasi pemberitaan, olahraga, cuaca, resep, yellow pages (buku telepon), dan masih banyak hal lainnya yang kesemuanya itu merupakan sebuah cara baru, bukan hanya dalam pemakaian komputer di dalam rumah, tapi juga dalam hal pemakaian koneksi Internet.
Sementara itu perusahaan perangkat keras maupun perangkat lunak kini telah menawarkan berbagai solusi yang memungkinkan para pemakai Internet di rumah saling berbagi koneksi antara lebih dari dua komputer. Meskipun semua komputer tersebut harus terhubung jaringan.
Untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya biasanya membutuhkan berbagai macam media fisik, seperti kabel telepon, kabel coaxial, ataupun kabel CAT5 kabel telegram yang ada di mana-mana. Namun baru-baru ini telah ditemukan cara baru pemakaian Internet tanpa menggunakan berbagai macam media penghubung terseut, teknologi ini kini lazim disebut koneksi jaringan Nirkabel (tanpa kabel). Pemakaian Internet dengan menggunakan koneksi jaringan nirkabel ini tentu saja sangat memudahkan pemakainya dalam
mengakses Internet, tanpa melalui proses installasi dan pemasangan kabel yang memusingkan.
Adapun susunan koneksi jaringan nirkabel ini sangat sederhana. Koneksi Internet masuk dari Internet Provider kemudian dihubungkan dengan suatu titik penerus akses nirkabel atau router yang memancarkan sinyal. Ketika Anda terhubung dengan memakai kartu atau antena jaringan nirkabel untuk menerima sinyal, begitu pula sebaliknya, maka koneksi Anda telah berhasil. Masalah yang sering timbul pada saat menikmati koneksi sinyal nirkabel ini adalah sulitnya mengetahui sampai sejauh mana sinyal ini dapat diterima. Jika sinyal tersebut dapat ditangkap dari lantai atas sebuah kantor, maka seharusnya juga dapat ditangkap dari basement yang berada 100 kaki di bawah tanah. Ini dapat saja membuat seorang hacker mencari celah dari koneksi nirkabel tersebut untuk mendapatkan berbagai informasi penting mengenai Anda. Namun itu bukan berarti tidak menyarankan penggunaan jaringan nirkabel. Hanya saja Anda harus cermat dalam menggunakan jaringan nirkabel ini, serta mengambil beberapa pencegahan dasar agar pemakaian teknologi ini dapat benar-benar aman. Berikut ini merupakan beberapa langkah sederhana yang dapat dijalankan untuk mengamankan jaringan nirkabel yang Anda pakai.
6 Langkah Pengamanan Dasar Jaringan:
1. Ubahlah Sistem ID (Identitas). Biasanya suatu layanan nirkabel dilengkapi dengan suatu standart pengamanan identitas atau yang sering disebut SSID (Service Set Identifier) or ESSID (Extended Service Set Identifier). Sangat mudah bagi seorang hacker untuk mencari tahu identitas default dari suatu layanan atau jaringan, jadi sebaiknya Anda segera mengubahnya menjadi suatu identitas yang unik, yang tidak mudah ditebak orang lain.
2. Mematikan identitas pemancar. Dengan mengumumkan kepada umum bahwa Anda memiliki suatu jaringan nirkabel akan membuat para hacker penasaran untuk membobol jaringan nirkabel Anda. Mempunyai suatu jaringan nirkabel bukan berarti harus memberitahukannya kepada semua orang. Periksalah secara manual perangkat keras yang Anda pakai untuk jaringan nirkabel tersebut, dan pelajarilah bagaimana cara mematikannya.
3. Sediakanlah enkripsi. WEP (Wired Equivalent Privacy) and WPA (Wi-Fi Protected Access) dapat meng-enkripsi data Anda sehingga hanya penerima saja yang diharapkan dapat membaca data tersebut. WEP (Wired Equivalent Privacy) mempunyai banyak kelemahan yang membuatnya mudah disusupi. Kunci 128-bit hanya mempunyai tingkat pencapaian yang relatif rendah tanpa peningkatan keamanan yang signifikan, sedangkan untuk 40-bit atau 64-bit pada beberapa perlengkapan lainnya, mempunyai enkripsi yang sama baiknya. Dengan cara pengamanan yang standart saja pastilah tetap akan mudah bagi hacker untuk menyusup, namun dengan cara enkripsi ini pastilah akan membuat jaringan Anda lebih aman dari hacker. Jika memungkinkan, ada baiknya untuk menggunakan enkripsi WPA (peralatan yang lebih tua dapat diupgrade terlebih dahulu agar compatible dengan WPA). WPA dapat sangat menjanjikan dalam menjamin keamanan jaringan nirkabel Anda, namun masih tetap dapat dikalahkan oleh serangan DOS (denial of services).
4. Membatasi dari penggunaan traffic yang tidak perlu. Banyak router jaringan kabel maupun nirkabel yang dilengkapi firewalls. Bukan bermaksud mengedepankan firewalls, namun firewalls telah membantu
dalam pertahanan keamanan jaringan. Bacalah petunjuk manual dari perangkat keras Anda dan pelajarilah cara pengaturan konfigurasi router Anda, sehingga hanya traffic yang sudah seijin Anda saja yang dapat dijalankan.
5. Ubahlah ‘kata sandi’ default Administrator milik Anda. Hal ini baik untuk semua penggunaan perangkat keras maupun perangkat lunak. Kata sandi default sangat mudah disalahgunakan, terutama oleh para hacker. Oleh karena itu sebaiknya ubahlah kata sandi Anda, hindari penggunaan kata dari hal-hal pribadi Anda yang mudah diketahui orang, seperti nama belakang, tanggal lahir, dan sebagainya.
6. Kunci dan lindungilah komputer Anda, hal ini merupakan cara pengamanan terakhir untuk komputer Anda. Gunakanlah firewall, perangkat lunak Anti Virus, Zone Alarm, dan lain sebagainya. Setidaknya setiap satu minggu perbaharuilah Anti Virus yang Anda pakai.(’dna)

firewall

Author: sanda  |  Category: langsa thebest

Mengamankan Bagian yang Sering
Terlupakan Dalam Keamanan
Jaringan
Jim Geovedi
 negative at toxic.magnesium.net
Fakta di sekitar kita
Internet, tanpa disadari telah mengubah cara orang bekerja, berkomunikasi,
bekerjasama, melakukan kegiatan jual dan beli, bersosialisasi, dan lain-lain.
Pemberian akses yang terkontrol kepada mitra adalah hal yang paling praktis
sebagai upaya mempermudah kerjasama kedua-belah pihak. Namun dengan
mengijinkan mitra menjelajah lebih dalam pada jaringan perusahaan yang
mengaburkan batasan antara luar dan dalam? Saya tidak percaya jika ada
sebuah perusahaan yang bersedia jika rahasia dapurnya diketahui oleh orang
lain.
Anggapan tradisional tentang keamanan jaringan mengasumsikan bahwa
koneksi dibelakang firewall adalah aman dan koneksi diluar firewall adalah
rawan, tidak mampu menjamin bahwa aset berharga perusahaan dapat terlindungi
dengan baik. Saat ini jaringan bisnis berskala besar membutuhkan
keamanan yang mampu mengamankan sampai kesemua end-points baik yang
berada di dalam maupun di luar lingkup jaringan perusahaan.
Dibalik perlindungan Firewall
Perlindungan Firewall konvensional hanya melindungi bagian dalam dari jaringan.
Firewall akan memfilter serta mengaudit traffic yang melintasi perbatasan
antara jaringan luar maupun dalam. Bagaimanapun, Firewall tidak
1
dirancang untuk melindungi koneksi individu dalam sebuah jaringan. Hal ini
dapat dianalogikan sebagai mengunci pintu gerbang, namun tidak membiarkan
pintu masuk kedalam rumah atau pintu kamar - siapapun yang berhasil
masuk melewati pintu gerbang, tentunya akan sangat mudah menjelajah isi
ruangan.
Tipe jaringan seperti diatas sangatlah berisiko tinggi sebagai attack target.
Sebagai contoh, seorang attacker yang mengincar server atau workstation
yang terletak dalam jaringan internal (LAN - Local Area Network),
begitu ia mendapatkan akses masuk ke mesin tersebut, mereka dapat menggunakannya
sebagai jumping box untuk menjebol masuk ke sistem lain yang
berada di dalam jaringan yang sama.
Cara yang dapat ditempuh untuk menyiasati kondisi tersebut adalah dengan
mengunci setiap ruangan. Kurang lebih sama seperti solusi yang ditawarkan
firewall yang diperuntukkan pada desktop, notebook, atau server
yang berada dalam LAN. Dengan memasang firewall pada titik-titik rawan
dapat memberikan kemudahan akses pada pengguna untuk memperoleh
atau menempatkan informasi-informasi penting. Dengan metode end-to-end
security ini, tidak akan menimbulkan masalah apabila pengguna terhubung
dalam intranet, extranet, VPN atau remote access. Metode tersebut juga
dapat mencegah intrusion pada sebuah host untuk menyebar ke host lain
yang restricted-access pada network yang sama.
Kontrol keamanan
Walaupun semua perusahaan seharusnya memahami soal keamanan jaringan,
beberapa harus memberikan perhatian yang lebih. Mereka yang menyimpan
atau mendistribusikan data penting membutuhkan solusi yang lebih rumit.
Mereka yang membutuhkan solusi ekstra diantaranya adalah institusi keuangan,
pemerintahan, jasa asuransi, pengembang, dan rumah-sakit.
Ada banyak dari mereka yang sudah terhubungkan melalui jaringan -
baik private maupun via Internet - ke kantor cabang, mitra kerja, sehingga
pertukaran informasi dapat menjadi sangat mudah. Sebagaimana jaringan
2
yang berkembang menjadi sangat distributif, solusi keamanan jaringan harus
ikut menyesuaikan diri. Melengkapi hardware dengan solusi keamanan
ekstra - menempatkan kunci tambahan pada setiap pintu ruangan - menjadi
opsi yang konsisten, hal tersebut terdengar seperti sudah menjadi kebijakan
keamanan antar jaringan.
Untuk perlindungan secara fisik, hardware dapat dilengkapi dengan cryptocard,
atau biometric scanner – scanner yang dapat mengenali siapa saja yang
berhak mengakses berdasarkan anatomi tubuh seperti retina mata, sidik jari,
dan suara. Sedangkan solusi dengan menggunakan software, dapat berupa
personal firewall dan anti-virus scanner.
Perlindungan secara kontinyu
Sering saya mendengar beberapa rekan yang mengeluh karena jaringan yang
menurut mereka sudah aman, ternyata masih dapat disusupi oleh crackers.
Saya pikir dengan menyerahkan begitu saja tugas menjaga keamanan kepada
software atau hardware, tidak dapat menyelesaikan masalah yang timbul.
Perlu dilakukannya auditing secara berkala - secara lebih spesifik, security
audit - untuk memeriksa cacat yang ada pada software atau hardware. Jika
dirasa mampu, mungkin dengan mempekerjakan tenaga profesional yang
ditugaskan untuk mengaudit keamanan jaringan, dapat meringankan beban
Anda.
Selain itu, ada hal lain yang dirasa penting: beri pemahaman kepada
karwayan - terutama mereka yang menggunakan jaringan - agar mengerti
soal keamanan jaringan! Mereka adalah salah satu kunci yang tidak boleh
terlupakan. Karyawan yang tidak memahami benar soal keamanan data dan
jaringan akan menjadi bumerang bagi perusahaan.
Sebagai ilustrasi nyata, beberapa waktu yang lalu, saya menerima e-mail
dari seseorang yang tidak saya kenal, dimana pada e-mail tersebut disertakan
attachment berisi data pegawai perusahaan Y - berikut daftar gaji, anggota
keluarga, pendidikan terakhir, dan lain sebagainya. Data yang menurut saya
adalah data penting dimana tidak sembarang orang boleh tahu. E-mail terse-
3
but tentu tidak mungkin dikirimkan dengan sengaja, e-mail terkirim sebagai
akibat terinfeksinya komputer sipengirim oleh Worm.
Menurut saya, terjadinya kebocoran informasi seperti yang baru saya sebut
diatas, tidak mungkin terjadi jika pengguna adalah seseorang yang memahami
benar soal keamanan data, karena ia akan melindungi data penting
yang disimpannya dengan baik, juga akan memasang anti-virus - sudah tentu
rajin mengupdatenya. Sungguh, sangat disayangkan sekali hal itu dapat
terjadi.
Sedikit paranoid itu perlu
Dengan semakin seringnya tersiar isu keamanan jaringan, tidak mengherankan
bagi perusahaan-perusahaan besar yang sudah terintegrasi dengan jaringan
- menggunakan LAN, VPN, atau Internet - akan benar-benar mempertimbangan
isu tersebut demi berlangsungnya bisnis yang tengah berjalan.
Sebagaimana crackers dan penulis virus/worms semakin cerdik, maka
tingkat kewaspadaan harus semakin ditingkatkan. Penggunaan produk keamanan
jaringan mungkin akan menjadi sebuah keharusan. Telah tersedia
banyak dipasaran, produk personal firewall dan anti-virus yang dapat diintegrasikan
kedalam notebook, desktop, dan server yang menjadikan sistem
lebih aman dan terkendali.
Mereka yang menghendaki keamanan ekstra sebaiknya meminta vendor
untuk mengintegrasikan firewall untuk mengamankan bagian yang sering terlupakan
dalam keamanan jaringan: personal computer.
4

Author: sanda  |  Category: langsa thebest

Kota Langsaku

Author: sanda  |  Category: langsa thebest

Perancangan Sistem Informasi Penjualan Menggunakan Java

Author: sanda  |  Category: skripsi baday

DAFTAR ISI

Halaman :

LEMBARAN PENGESAHAN
KATA PENGANTAR i
ABSTRAK iv
DAFTAR ISI v
DAFTAR TABEL vi
DAFTAR GAMBAR vii
BAB I PENDAHULUAN 1
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Rumusan Masalah 2
1.3 Tujuan Penelitian 3
1.4 Batasan Masalah 3
1.5 Manfaat Penelitian 3

BAB II TINJAUAN KEPUSTAKAAN 4
2.1 Pengertian Database 4
2.2 Pengertian Sistem Informasi 4
2.3 Sekilas tentang Java 5
2.3.1 Lingkungan Java 7
2.3.2 Keunggulan Java 7
2.4 Entiti Relationship Diagram 8
2.5 Pengertian Analisa dan Perancangan Sistem 9
2.5.1 Analisa Sistem 9
2.5.2 Perancangan Sistem 11
2.5.3 Pengertian Sistem Informasi Penjualan 11

BAB III METODE PENELITIAN 13
3.1 Waktu dan Tempat Penelitian 13
3.2 Alat dan Bahan Penelitian 13
3.3 Metode Penelitian 13
3.3.1 Diagram Alir Data 14
3.3.2 Model Fungsional Sistem Penjualan 17

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 19
4.1 Struktur Tabel 19
4.2 Database Input Sistem Informasi Penjualan 21
4.2.1 Database Input Suku Cadang 21
4.2.2 Database Input Pembeli 22
4.2.3 Database Input Faktur 22
4.2.4 Database Input Transaksi 23
4.3 Implementasi Sistem Informasi Penjualan 24
4.4 Rancangan Tampilan Program 24
4.5 Pembahasan Tampilan Program 25
4.5.1 Form Menu Utama 25
4.5.2 Form Suku Cadang 26
4.5.3 Form Pembeli 27
4.5.4 Form Faktur 28
4.5.5 Laporan Cetak Data Suku Cadang 28
4.5.5 Laporan Cetak Data Pembeli 29
4.5.6 Laporan Cetak Data Transaksi Penjualan 30

BAB V PENUTUP 32
5.1 Kesimpulan 32
5.2 Saran 32

DAFTAR PUSTAKA
BIODATA
LAMPIRAN

Halo dunia!

Author: sanda  |  Category: Tak Berkategori

Selamat Datang Blogdetik.com. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!